Memperingati Hari Pahlawan 2024, LP2BN Gelar Kirab Budaya Nusantara Angkat Nama Pahlawan Nasional Pangeran Untung Suropati
Pasuruan-Paslinenews.
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2024, Pegiat Budaya Nusantara Pasuruan Dibawah Panji Merah Putih NKRI Harga Mati, Lembaga Pelindung Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN), menggelar Kirab Budaya Nusantara, Minggu (10/11/24) pagi.
Mengusung tema Pangeran Untung Suropati, Kirab Budaya Nusantara tersebut menggambarkan sosok Pangeran Untung Suropati (diperankan Rubani) dengan mengenakan pakaian kebesarannya dalam perjalanannya memimpin perang melawan penjajah Belanda, diiringi punggawa dan pasukan perangnya.
Berangkat dari lapangan Wijaya Kelurahan Kebonagung, peserta kirab mengenakan pakaian adat Jawa, berjalan kaki menuju makam Pangeran Untung Suropati di pemakaman umum Mancilan, berjarak sekitar 500 meter.
Sepanjang perjalanan, iring-iringan Kirab Budaya Untung Suropati ini menarik perhatian masyarakat. Masyarakat terlihat menikmati sajian Kirab Budaya yang menampilkan sosok Pangeran Untung Suropati. Maklum saja. Sebab, Kirab Budaya Untung Suropati ini memang kali pertama digelar.
Sesampainya di gerbang pemakaman umum Mancilan, iring-iringan kirab disambut oleh sesepuh dan pinisepuh dari paguyuban spiritual Jawa, Kota Pasuruan, lalu menuju makam Pangeran Untung Suropati.
Kirab tersebut diikuti oleh pegiat budaya Nusantara dari Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Dewan Pengurus Daerah Kota Pasuruan, perguruan pencak silat Kuntu Mancilan, dan paguyuban budaya spiritual KBTTPK Kota Pasuruan.
Dalam kirab tersebut pegiat budaya Nusantara dari Masyarakat Adat Nusantara menyampaikan aspirasinya mengusulkan mata pelajaran Ageman Budhi untuk diajarkan di SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Aspirasi itu tertulis di bener atau spanduk yang dibentangkan dalam perjalanan kirab. Selain itu, mereka juga menyampaikan tekadnya menurunkan Ilmu warisan leluhur, Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu, mencetak sejuta ksatria untuk ikut menjamin kesejahteraan bagi alam dan manusia.
Ketua panitia Kirab Budaya Nusantara Rubani mengatakan, Kirab Budaya Nusantara itu menjadi kegiatan pembuka rangkaian acara Doa Bersama, oleh Pegiat Budaya Nusantara Pasuruan Dibawah Panji Merah Putih NKRI Harga Mati, Lembaga Pelindung Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN), dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan 2024.
"Acara Doa Bersama ini diselenggarakan dalam dua sesi, pagi hari dibuka dengan kegiatan Kirab Budaya dan malam hari acara doa bersama, dipusatkan di makam Pangeran Untung Suropati di pemakaman Mancilan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Minggu (10/11/24), dengan tema Pasuruan Gumregah atau Pasuruan Bangkit," ucap Rubani.
Dia menambahkan, tujuan acara tersebut untuk melestarikan budaya leluhur dan juga menggali nilai-nilai perjuangan Pangeran Untung Suropati untuk memujudkan jati diri bangsa dengan nilai-nilai Budhi Pekerti Luhur demi untuk mewayuh hayuning nusa bangsa Indonesia.
Tidak hanya itu, lanjut Rubani, di momen Hari Pahlawan 2024, LP2BN bersama kelompok budaya dan masyarakat akan merenovasi bangunan makam Untung Suropati. "Kami akan membentuk yayasan sebagai legalitas untuk mengurus makam pahlawan nasional ini termasuk merenovasi bangunan makam,"ujar Rubani.
"Kita ini pewaris perjuangan pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan bangsa ini. Sudah menjadi kewajiban kita untuk mengangkat nama-nama pahlawan kita termasuk Pahlawan Nasional Untung Surapati. Hal itu sesuai dengan yang diamanatkan oleh bapak pendiri bangsa kita Ir. Sukarno, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (Jasmerah),' pungkasnya.
Reporter: Prabowo.
Komentar
Posting Komentar
Anda tulis penawaran dan cantumkan nomor HP/email. Jika perlu informasi tambahan, tulis di sini