Penampilan salah satu peserta mengusung etnik Banyuwangi Pasuruan-PaslineNews Berbeda dari desa lainnya, Karnaval Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, lebih mengedepankan performa dari pada berjalan jauh mengelilingi jalan desa. Peserta tidak harus berjalan jauh tapi diadu performanya dihadapan juri, dilapangan Desa Tidu, Minggu (31/08/25). Panitia menyiapkan panggung ditengah lapangan Desa Tidu tempat peserta diadu performanya. Setiap kelompok peserta menampilkan koreo tarian yang didukung dandanan sesuai tema yang dibawakannya. Ada yang mengusung tema etnik Papua, etnik Banyuwangi, Dayak maupun etnik Jawa. Masing-masing peserta juga membawa maskotnya berupa patung seperti ogoh-ogoh yang diusung beramai-ramai menjadi latar penarinya. Diikuti 13 peserta yang seluruhnya warga desa Tidu tampil bergantian. Dalam acara tersebut, peserta terlihat bersemangat menunjuka...
Audiensi Format dengan Manajemen BPR Kota Pasuruan Pasuruan-Pasline Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR ) Kota Pasuruan, disorot oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Format (Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan) terkait penyaluran kredit senilai Rp 500 juta kepada orang yang bukan warga Kota Pasuruan. Hal itu terungkap dalam audiensi manajemen BPR Kota Pasuruan dengan LSM Format di kantor BPR Kota Pasuruan, Jalan Panglima Sudirman No.58, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (11/02/25). Ketua LSM Format Ismail Macky, menuding Direktur Utama BPR Kota Pasuruan tidak paham akan semangat dan tujuan didirikannya BPR Kota Pasuruan. "Pada Perda Pembentukan BPR Kota Pasuruan tujuannya untuk mengangkat usaha mikro, kecil dan menengah masyarakat Pasuruan. Kenapa kemudian orang luar Kota Pasuruan yang diberi fasilitas kredit dengan jumlah yang besar," tegas Ismail Macky. Dia menanyakan dasar aturan hukum pencairan kredit tersebut, mengingat ...
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Pasuruan Adi Wibowo serta Wakil Walikota Pasuruan, H. Nawawi memukul bedug tanda diresmikannya Masjid Khas Krampyangan. Pasuruan-Pasline Masjid Khas Krampyangan, yang terletak di kawasan Taman Makkah, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Pasuruan Adi Wibowo, Senin (03/03/25) sore. Itu menandai masjid seluas 2600 m2 sudah bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan oleh masyarakat. Walikota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan, Masjid Khas Krampyangan yang didesain seperti Masjidil Haram plus miniatur Ka'bah, sudah bisa digunakan untuk kegiatan ibadah sholat, manasik haji dan kegiatan edukasi agama untuk anak-anak sekolah. "Masjid Khas Krampyangan awalnya akan diresmikan oleh Menteri Sosial RI, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul), namun beliau tidak bisa hadir karena ada rapat kabinet di Jakarta. Yang penting, mulai saat ini ma...
Komentar
Posting Komentar
Anda tulis penawaran dan cantumkan nomor HP/email. Jika perlu informasi tambahan, tulis di sini